Posted by: eliechan12 | January 17, 2009

Palestina News

AKARTA – Departemen Luar Negeri (Deplu) mengundang tokoh lintas agama dan elemen masyarakat untuk bersama-sama membicarakan persoalan konflik Israel-Palestina.

“Ini adalah forum rutin, kita sudah 50 kali menggelar pertemuan seperti ini. Hari ini dispesifikkan pada tukar pikiran dan pandangan mengenai respons elemen masyarakat dalam melihat Palestina,” ujar juru bicara Deplu Teuku Faizasyah, di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta, Jumat (16/1/2009).

Faizasyah berharap, melalui pertemuan itu ke depannya terdapat kesamaan pandangan antara elemen masyarakat dan pemerintah. “Yang pasti tidak ada perbedaan posisi antara pemerintah dengan elemen masyarakat,” katanya.

Elemen lintas agama yang hadir adalah perwakilan NU, Muhammadiyah, MUI, Konferensi Wali Greja, Perwakilan Umat Budha, perwakilan media masa, dan dari perwakilan perguruan tinggi.

Daikui Faizasyah, apa yang telah dilakukan dalam forum ini telah menangkap keinginan masyarakat untuk menggalang solidaritas lintas sektoral. “Kita mendukung perjuangan Palestina untuk merdeka karena kita juga antipenjajahan. Ke depannya aksi-aksi kita tidak harus dikotak-kotakkan dengan atribut apa-pun,” terangnya.(ded)


Responses

  1. Seringkali pemerintah mengambil sikap yang tidak sejalan dengan keinginan masyarakatnya…

    Palestina merupakan arena pembuktian bagi seluruh muslim di dunia apakah dia benar-benar seorang muslim, munafik, atau kafir


Leave a response

Your response:

Categories